Blog Tutorial Komputer, Tutorial Hardware, Troubleshootin, Tutorial Jaringan Komputer, Tutorial Microsoft Office, Ilmu Komputer, Computer Reviews, tips dan trik komputer, materi tentang komputer, Artikel Komputer, informasi terbaru tentang komputer, pemrograman, tutorial blog, panduan membuat blog, belajar komputer, hardware komputer, software komputer, game komputer, android, arduino, raspberry, tutorial perbaikan komputer, teknik merakit komputer, design grafis, edit foto.
Selamat datang dan salam jumpa bagi sobat semua yang telah mengunjungi blog ini, berbagai tutorial tentang dunia komputer dan jaringan telah disuguhkan untuk anda sobat tercinta. Baik, untuk kali ini saya akan mencoba menuliskan artikel tentang Cara Konfigurasi 3 Router Melalui Port Serial di Packet Tracer.
Seperti biasa, sebelum ke implementasi praktik, mari kita pahami dulu beberapa istilah dan pengertian yang mungkin belum anda ketahui, agar pada saat implementasi tidak meninmbulkan kebingungan.
Apakah sobat semua tau tentang port serial ?
Pengertian Port Serial
Port Serial atau sering juga disebut dengan istilah port personal computer adalah port yang berfungsi untuk melakukan transmisi satu bit paket data pada satu waktu.
Kemudian, Apa yang sobat ketahui tentang Port DCE dan DTE ?
Pengertian Port Serial DCE dan DTE
DCE (Data Communication Equipment) adalah media transmisi data yang berfungsi untuk komunikasi. sedangkan DTE (Data Terminal Aquipment) adalah sebuah device yang menerima data komunikasi dari transmisi DCE dan biasanya terdapat simbol icon jam kecil.
Setelah mengetahui tentang port di atas, mari kita mulai untuk melakukan konfigurasi 3 Router Melalui Port Serial. Berikut adalah topologi yang kan kita gunakan.
Perangkat yang digunakan untuk Router seri 1841, untuk Switch seri 2950-24, dan terdiri dari 6 buah PC masing-masing pada setiap bagian router.
Pengaturan IP Address pada Perangkat
Pengaturan IP address
Konfigurasi Router Seri 1841
Memasang Module HWIC-2T pada Router
Karena kita akan menghubungkan 3 router sekaligus tanpa ada ujung dari router, maka perlu pemasangan module serial yaitu HWIC-2T terhadap router. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
Matikan power dari router
Kemudian drag and drop module HWIC-2T ke router
Lihat pada gambar di bawah ini
Bila sudah hidupkan kembali tombol power dan router sudah siap digunakan.
Memasang module HWIC-2T pada router seri 1841
Memberikan IP Pada Router_KEPSEK
Klik Router kemudian pilih Tab CLI, selanjutnya ikuti perintah yang bercetak tebal di bawah ini :
Router>en Router#conf t Router(config)#hostname Router_KEPSEK Router_KEPSEK(config)#int se0/1/0 Router_KEPSEK(config-if)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.252 Router_KEPSEK(config-if)#no sh Router_KEPSEK(config-if)#ex Router_KEPSEK(config)#int se0/1/1 Router_KEPSEK(config-if)#ip address 10.10.30.2 255.255.255.252 Router_KEPSEK(config-if)#clock rate 9600 Router_KEPSEK(config-if)#no sh Router_KEPSEK(config-if)#ex Router_KEPSEK(config)#int fa0/0 Router_KEPSEK(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0 Router_KEPSEK(config-if)#no sh Router_KEPSEK(config-if)#ex Router_KEPSEK(config)# Router_KEPSEK#copy running-config startup-config
Memberikan IP Pada Router_GURU
Klik Router kemudian pilih Tab CLI, selanjutnya ikuti perintah yang bercetak tebal di bawah ini :
Router>en Router#conf t Router(config)#hostname Router_GURU Router_GURU(config)#int se0/1/0 Router_GURU(config-if)#ip address 10.10.20.1 255.255.255.252 Router_GURU(config-if)#no sh Router_GURU(config-if)#ex Router_GURU(config)#int se0/1/1 Router_GURU(config-if)#ip address 10.10.10.2 255.255.255.252 Router_GURU(config-if)#clock rate 9600 Router_GURU(config-if)#no sh Router_GURU(config-if)#ex Router_GURU(config)#int fa0/0 Router_GURU(config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0 Router_GURU(config-if)#no sh Router_GURU(config-if)#ex Router_GURU(config)# Router_GURU#copy running-config startup-config
Memberikan IP Pada Router_TU
Klik Router kemudian pilih Tab CLI, selanjutnya ikuti perintah yang bercetak tebal di bawah ini :
Router>en Router#conf t Router(config)#hostname Router_TU Router_TU(config)#int se0/1/0 Router_TU(config-if)#ip address 10.10.30.1 255.255.255.252 Router_TU(config-if)#no sh Router_TU(config-if)#ex Router_TU(config)#int se0/1/1 Router_TU(config-if)#ip address 10.10.20.2 255.255.255.252 Router_TU(config-if)#clock rate 9600 Router_TU(config-if)#no sh Router_TU(config-if)#ex Router_TU(config)#int fa0/0 Router_TU(config-if)#ip address 192.168.3.1 255.255.255.0 Router_TU(config-if)#no sh Router_TU(config-if)#ex Router_TU(config)# Router_TU#copy running-config startup-config
Catatan : Terdapat kode Clock rate 9600 artinya kemampuan port untuk bisa mengirimkan data dalam 9600 detik (tergantung dari setiap module router). dan hanya 1 pengaturan Clock Rate pada port yang terhubung, pada konfigurasi di atas, saya seting di setiap interface se0/1/1.
Setelah konfigurasi Router dan PC selesai, tahapan akhir adalah sobat harus memastikan koneksi antar PC berhasil. Lakukan perintah PING dari satu PC ke PC lain yang merupakan klient dari setiap Router dengan IP yang berbeda. Salah satu contoh seperti pada gambar di bawah ini.
Cek konektivitas antar PC
Silahkan untuk melakukan pengecekan secara keseluruhan antar PC, apabila terdapat masalah atau tidak terhubung lakukan pengecekan bertahap dari IP Router, Routing dan pemberian IP Address PC.
Demikian penjelasan tentang Cara Konfigurasi 3 Router Melalui Port Serial di Packet Tracer. Semoga bisa membantu sobat semua untuk memahami Routing dengan 3 Router, dan apabila terdapat hal yang tidak dipahami dari artikel ini, silahkan untuk berkenan meninggalkan komentar, pada kotak di bagian bawah.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.